Membingkai Ulang Makna Syukur Sesuai Algoritma Ilahi Untuk Menoreh Prestasi Terbaik Diri

LAYANAN

DAKWAH DAN SOSIAL

Membingkai Ulang Makna Syukur Sesuai Algoritma Ilahi Untuk Menoreh Prestasi Terbaik Diri

#DakwahBilqalam Eps 04
#PenyuluhBergerak

Setiap manusia dianugerahi potensi dan peluang yang sama oleh Allah untuk terus bertumbuh dan menoreh prestasi  terbaiknya di kehidupan. Namun pada realitasnya kerap terjadi perbedaan yang begitu distingtif antara satu pribadi dengan pribadi lainnya. 

Pertanyaannya kemudian, Apa penyebabnya? Ya, anda benar. Ada dalam perbedaan mentransformasikan kata “Syukur”.  Ketahuilah, syukur yang mampu melahirkan prestasi terbaik adalah syukur yang tidak terhenti pada bahasa lisan, tapi syukur yang mampu terimplikasi dalam bahasa aksi..

Syukur dalam Bahasa Lisan

Mengucapkan kalimat syukur seperti “Alhamdulillah”, “Terima kasih, Ya Allah”, atau “Aku bersyukur atas semua ini” adalah bentuk ekspresi awal dari hati yang sadar atas nikmat. Bahasa lisan ini penting karena dapat menenangkan jiwa, mengajarkan rasa cukup, dan menghindarkan kita dari sikap sombong.

Namun, syukur lisan hanya akan menjadi hiasan bibir jika tidak disertai dengan tindakan yang mencerminkan rasa terima kasih itu. Syukur lisan adalah pengakuan, tetapi belum menjadi pembuktian. Maka, jangan biarkan syukur hanya terhenti pada ucapan, tapi baca itu sebagai algoritma Ilahi dalam transformasi pada the next level;  meraih BPI (Best Performing Individual) .

Syukur dalam Bahasa Aksi

Inilah wujud syukur tertinggi. Syukur dalam bahasa aksi berarti menggunakan segala potensi yang telah Tuhan beri untuk terus berkembang. Kita diberi waktu, tenaga, akal, dan hati secara cuma-Cuma, maka bentuk terindah dari rasa syukur adalah dengan mengasah potensi itu untuk terus bertumbuh meraih BPI diatas.

Orang yang benar-benar bersyukur akan bangun lebih awal, belajar lebih giat, memiliki kemauan “Mengikat Makna” di kehidupan dengan menulis,  tidak menunggu sempurna untuk melangkah, karena ia sadar bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan adalah bentuk penghargaan kepada Sang Pemberi Hidup.

Jadi, jangan hanya terhenti pada kata “aku bersyukur”, tapi buktikanlah dengan terus belajar, terus  melakukan hal-hal yang lebih menantang dalam hidup, dan memiliki semangat mencoba hal positif yang tinggi. Itulah wujud  syukur yang sesuai dengan Algoritma ilahi dan berpotensi melahirkan prestasi terbaik di kehidupan. Semoga..!

Akhirnya, mari bersama menata umat. Keluarlah sejenak dari rutinitas monoton kita yang boleh jadi hanya itu-itu saja. Mulailah perjalanan Dakwah bilqalam Anda untuk umat berbasis digital. Kami telah menyediakan wadah terbaiknya. Boleh intip website-nya dengan klik: GERAKAN SULUH INDONESIA, atau  langsung action  pada link berikut: MULAI MENULIS

Terima Kasih Salam Dakwah Bilqalam

Share for Dakwah

YOUR COMMENT

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Captcha *Captcha loading...

LAYANAN

EKSLUSIF DAN PREMIUM

Related Post

LAYANAN DAKWAH
DAN SOSIAL

LAYANAN EKSLUSIF
DAN PREMIUM

Kegiatan Offline Parent Coach Transformation Di Berbagai Provinsi

Suluh Indonesia

© 2024 Created with (Rahman Patiwi)