Catatan Evaluasi Diri:: Membangun Keluarga Sakinah Dalam Naungan Ridho Ilahi.

LAYANAN

DAKWAH DAN SOSIAL

Catatan Evaluasi Diri:: Membangun Keluarga Sakinah Dalam Naungan Ridho Ilahi.

Pernikahan merupakan suatu hal mudah untuk dilakukan, beda halnya dengan membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah yang tidak mudah dilakukan seperti halnya membalikkan telapak tangan. Dalam membentuk keluarga sakinah, pertama kita harus mempunyai gambaran yang menjadi tolak ukur sesuai dengan keinginan kita dalam membentuk keluarga.

Undang-undang RI nomor 1 tahun 1974 menjelaskan tentang pengertian dan tujuan pernikahan dalam satu pasal, yaitu bab 1 pasal 1 menyatakan bahwa “pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan sebagai suami istri, yang sama-sama memiliki tujuan membentuk rumah tangga yang sakinah, mawaddah warahmah.

Membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah merupakan impian setiap manusia. Betapa indahnya sebuah keluarga yang dibingkai dalam frame ketenangan, kedamaian, penuh rasa kasih dan sayang, saling melindungi dan menghormati. Namun, membentuk keluarga yang demikian, tidaklah mudah. Banyak sekali batu terjal yang menghalang di depan. Untuk itu, dibutuhkan usaha keras dan dukungan dari semua pihak dalam keluarga tersebut, baik dari ayah, ibu maupun anak.

Penjelasan mengenai keluarga sakinah, mawaddah warahmah sudah tercantum dalam Al- Qur’an dengan memelihara aturan-aturan yang sudah Allah tetapkan dalam kehidupan. Islam menjamin terbentuknya keluarga bahagia, lantaran nilai kebenaran yang dikandunginya dan adanya keselarasan yang ada dalam fitrah manusia.

Pada dasarnya, keluarga sakinah sulit sekali untuk di ukur karena termasuk perkara yang abstrak dan hanya bisa di tentukan oleh pasangan yang berumah tangga. Namun disini, terdapat beberapa ciri-ciri keluarga sakinah, diantaranya:

  1. Rumah Tangga didirikan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah
  2. Rumah Tangga berasaskan Kasih Sayang (Mawaddah Warahmah)
  3. Mengetahui Peraturan Berumah Tangga
  4. Menghormati dan Mengasihi Kedua Ibu Bapak
  5. Menjaga Hubungan Kerabat dan Ipar

Upaya membentuk keluarga sakinah bukanlah perkara yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan zaman sekarang, jangankan untuk mencapai bentuk keluarga sakinah, mempertahankan keutuhan keluarga saja begitu sulit. Jadi, suatu prestasi tersendiri melihat keluarga yang mampu membentuk keluarganya menjadi keluarga sakinah di zaman ini.

Karena itu, sekarang sudah saatnya, setiap masing-masing keluarga untuk merenung dan memikirkan apakah mereka tengah berjalan di tengah koridor sesuai aturan Allah dan Rasul-Nya atau malah bertolak belakang dengan itu? Sayangnya, fakta yang kita temukan sekarang ini, banyak keluarga mengesampingkan aturan Allah dan Rasul-Nya. Semoga kita dihindarkan dari sikap semu itu.

Share for Dakwah

2 Comments

Tinggalkan Balasan ke Rahman Patiwi Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Captcha *Captcha loading...

LAYANAN

EKSLUSIF DAN PREMIUM

Related Post

LAYANAN DAKWAH
DAN SOSIAL

LAYANAN EKSLUSIF
DAN PREMIUM

Kegiatan Offline Parent Coach Transformation Di Berbagai Provinsi

Suluh Indonesia

© 2024 Created with (Rahman Patiwi)